Rabu, 20 Maret 2013

AMD Fusion APU – Generasi Processor Masa Depan





Era AMD Fusion Family of Accelerated Processing Units (APUs) telah dimulai sejak Consumer Electronic Show (CES) yang berlangsung pada minggu lalu di Las Vegas, Amerika Serikat (18/1). AMD secara resmi telah memperkenalkan kelahiran Accelerated Processing Unit (APU), yakni keluarga prosesor terbaru yang diklaim lebih cepat dari prosesoor Intel Atom terkini. Baik dalam hal mengolah data maupun dari segi bermain game. APU merupakan teknologi baru AMD yang berhasil menggabungkan prosesor multi-core(x86) dengan kartu grafis directX 11.
Teknologi tersebut konon bisa meningkatkan performa komputer, khususnya notebook, sekaligus menghemat konsumsi daya, kemampuan DirectX®11 tingkat discrete grafis yang bertenaga dan mesin pemrosesan paralel, sebuah blok akselerasi video berdefinisi tinggi, dan bus kecepatan tinggi yang mempercepat data dari berbagai jenis core prosesor dalam satu desain. AMD Fusion APU merupakan generasi baru dalam platform dekstop, notebook dan netbook, bahkan akan hadir pada platform tablet yang diharapkan tersedia pada akhir kuartal 1 tahun ini. Perpaduan tersebut juga diklaim AMD bakal membawa perubahan besar dalam industri komputer jinjing, pada netbook misalnya. Pengguna dijanjikan dapat menikmati sajian high definition (HD) tanpa masalah, tidak seperti generasi sebelumnya yang ‘menolak’ untuk memutar film dengan resolusi tinggi. “AMD APU 11 kali lebih cepat dibandingkan dengan Intel Atom N550, karena prosesor ini sudah memiliki kartu grafis di dalamnya,” klaim Leslie Sobon, Vice President of World Wide Product Marketing, di Shangri-La Hotel Singapura, Selasa (26/1/2011).

AMD APU hadir dalam berbagai varian, seri C yang paling hemat daya, seri E yang dirancang untuk notebook kelas atas dan seri A sebagai APU tercepat dibanding keduanya. “Masa netbook kini sudah habis, digantikan APU dengan HD netbook,” pungkas Sobon. AMD Fusion APU pada mesin VISION AMD akan membuat sisi visual komputasi menjadi lebih hidup dan lebih terlihat realistis, bahkan memungkinkan kenyamanan dalam menikmati berbagai konten berdefinisi tinggi (HD), mulai dari video youtube hingga permainan DirectX 11 dan Blu-ray. Mesin VISION juga akan memberikan kemampuan melakukan browsing internet menjadi lebih cepat; video playback 1080p HD yang mulus; standard definisi video yang tampak berdefinisi tinggi; konten 2D dapat diubah menjadi 3D stereoscopic; situs dengan grafik intensif dapat dibuka lebih cepat; memanipulasi konten HD menjadi lebih cepat dan mudah; dan permainan 3D pada resolusi HD dapat dimainkan dengan cepat serta lebih hidup.

AMD Fusion APU mampu menghapus hambatan yang terdapat pada CPU dan GPU kan komputasi yang terhubung dengan perangkat lunak. AMD Fusion juga mampu memberikan daya untuk bertahan selama sehari penuh dimana fitur baru penghemat daya ini hadir dalam desain single-chip yang mampu memperpanjang waktu diantara plug-ins. Platform berdaya rendah 2011 (sebelumnya dikenal dengan kode “Brazos”) meningkatkan pengalaman komputasi sehari-hari dan tersedia mulai saat ini dalam dua varian APU: Seri E dan Seri C. Dua varian APU ini memiliki core x86 CPU terbaru yang berkode “Bobcat”. “Bobcat” merupakan core x86 baru yang pertama dari AMD sejak 2003 dan didesain dari bawah ke atas untuk memberikan kinerja bergerak sekelas bintang. Platform mainstream 2011 ditujukan terutama untuk kinerja notebook mainstream dan desktop mainstream. Platform ini akan menyuguhkan 32nm Seri A “Llano” APU, yang mencakup hingga empat core x86 dan DirectX 11-capable discrete-level GPU, yang dijadwalkan akan dikirim pada semester pertama 2011 dan akan hadir di produk pada pertengahan tahun. AMD berharap, berbagai brand terkemuka seperti Acer, Asus, Dell, Fujitsu, HP, Lenovo, MSI, Samsung, Sony, dan Toshiba akan segera mengeluarkan sistem berbasis AMD Fusion APU dalm waktu dekat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar